Penuhi Janji ke Jokowi, GK PNP Boyong Korporasi Besar ke Silicon Valley

Bakal muncul ide baru nih

Penuhi Janji ke Jokowi, GK PNP Boyong Korporasi Besar ke Silicon ValleyIstimewa/PNPIndonesia

Jakarta, IDN Times - GK - Plug and Play Indonesia (GK PNP) kembali memboyong sejumlah korporasi besar di Indonesia untuk mengunjungi kantor pusatnya di Silicon Valley pada Oktober lalu.

Adapun korporasi yang turut serta dalam kunjungan ini adalah Astra Internasional, BNI, BTN, Sinarmas, dan BRI. Salah satu kegiatan utama dalam kunjungan ini adalah, mengikuti Plug and Play Fall Summit 2017. 

Baca juga: Plug and Play Silaturahmi Bersama Kepala BEKRAF & Menhub

Dalam Fall Summit yang berlangsung selama tiga hari ini, lebih dari 100 startup yang tergabung dalam akselerator Plug and Play melakukan pitching di hadapan investor, mitra korporasi dan media internasional.

img-2523-4610ade93883f59ca3d1a1dcf726bae1.JPGIstimewa/PNPIndonesia

Diantaranya supply chain & logistics, energy & sustainability, new materials & packaging, food & beverage, dan fintech. 

“Tujuan kami membawa korporasi Indonesia untuk hadir dalam Plug and Play Fall Summit ini adalah, agar mendapatkan lebih banyak insight mengenai teknologi yang dikerjakan oleh startup di Silicon Valley. Dari sana, akan lahir ide-ide kerjasama seperti apa yang bisa dilakukan dengan startup kita di Indonesia,” tutur Wesley Harjono, President Director Plug and Play Indonesia dalam rilis yang diterima IDN Times.

Kunjungan ini, merupakan salah satu bentuk realisasi dari janji Plug and Play kepada Presiden Joko Widodo untuk mendukung Indonesia menjadi pusat perekonomian digital di Asia Tenggara pada tahun 2020. 

djfvpiuuwaa0a2y-35af712a7418bc7b1523b0db8171c584.jpgPNP Indonesia

Selain memberikan pendanaan dan mentorship kepada startup digital, GK - Plug and Play juga menjadi jembatan untuk menghubungkan startup dengan korporasi. 

Dan saat ini, Plug and Play memiliki ratusan mitra korporasi di seluruh dunia dan empat di Indonesia, yaitu Astra Internasional, BNI, BTN, dan Sinarmas. 

Salah satu startup angkatan pertama GK –Plug and Play Indonesia yang telah menjalin kerjasama dengan corporate adalah KYCK dan BNI. 

“Kami melihat cara Plug and Play mengumpulkan korporasi dan startup yang menarik sehingga masing-masing korporasi dapat menemukan value baru dalam framework inovasinya. Kami berharap kerjasama seperti ini dapat dilakukan di Indonesia, ” kata Kaspar Sitomorang, Head of Digital Bank Rakyat Indonesia, yang turut hadir dalam kunjungan ke Silicon Valley.

wesley-harjono-600x400-a695ed11c6b5d365838625e9a4f4047c.jpgMajalah SWA

Hal senada juga diungkapkan oleh Paulus Bambang, Direktur Astra Internasional yang mengatakan ada banyak ide yang akan terjadi di Indonesia dalam kurun waktu 5-10 tahun kedepan.

"Saya melihat bakal ada kejutan beberapa tahun kedepan. Dan kerjasama seperti ini harus dibangun agar inovasi tetap berjalan,” tutur Paulus Bambang.

Baca juga: Plug and Play Umumkan 11 Startup Pilihan yang Berhak Dibina

 


 

Read More
Line IDN Times
ARTIKEL REKOMENDASI