Kabar investasi besar-besaran Google kepada startup terkemuka, Go-Jek, santer terdengar sejak awal tahun ini. Kabarnya, Google mengucurkan dana hingga belasan triliun rupiah kepada Go-Jek. Namun, hingga kini belum ada kejelasan dari kedua belah pihak. 

Di saat semua orang menunggu kabar baik mereka, Presiden Go-Jek Andre Sulistyo mengunggah foto selfie-nya bersama CEO Google Sundar Pichai. Hhmmm...kira-kira apa yang terjadi ya?

1. Go-Jek mengonfirmasi soal pendanaan Google, berapa nilainya?

Presiden Go-Jek Selfie dengan CEO Google, Wow Ada Apa Ya?linkedin.com/in/andre-soelistyo

Melalui laman Linkedin, Andre tampak selfie bareng CEO Go-Jek Nadiem Makarim dan Sundar Pichai. Dalam foto tersebut, Andre menuliskan kebahagiannya atas pencapaian yang berhasil diraih Go-Jek sejauh ini.

"Kami sangat rendah hati dan merasa terhormat bisa mendapatkan dukungan dari pemimpin global seperti Google. Google akan menambahkan nilai yang sangat besar bagi Go-Jek, terutama karena meningkatkan fokusnya pada Indonesia dan Asia Tenggara secara lebih luas," tulisnya.

Meski Andre menyebut nilai yang sangat besar dari Google, jumlah pastinya masih dirahasiakan. Saat dikonfirmasi kepada beberapa petinggi Go-Jek dan Google, keduanya bungkam. 

Konfirmasi telepon dan pesan singkat IDN Times tak kunjung berbalas dari kedua belah pihak. Namun sebelumnya, salah satu anggota hubungan masyarakat Go-Jek menyatakan pihaknya belum ada komentar. "Mohon maaf, kami no comment ya. Mohon maklum," ujarnya.

2. Google dukung ekonomi digital Indonesia

Presiden Go-Jek Selfie dengan CEO Google, Wow Ada Apa Ya?markets.businessinsider.com

Investasi tersebut merupakan salah satu komitmen Google terhadap perkembangan ekonomi digital Indonesia. Lalu, kenapa Google memilih Go-Jek? 

Hal ini dilakukan lantaran Go-Jek dinilai salah satu startup terkemuka di Indonesia. Go-Jek mempunyai rekam jejak dan kredibilitas yang sangat baik. Startup bentukan Nadiem itu terbukti menggunakan teknologi untuk membuat hidup lebih nyaman, terutama bagi masyarakat Indonesia.

3. Apa keuntungan Google dan Go-Jek terkait pendanaan ini?

Loading video...

Google merupakan sebuah  perusahaan multinasional Amerika Serikat yang bergerak dalam bidang jasa dan produk internet. Produk-produk tersebut meliputi teknologi pencarian, komputasi web, perangkat lunak, dan periklanan daring.

Menurut analis dari Indosurya Securities, William Surya Wijaya, Go-Jek memang butuh dukungan dari Google, seperti fitur Google Maps dan sebagainya. Sayangnya hingga saat ini, masih belum terlihat langkah signifikan dari kedua belah pihak. 

"Kita harus menunggu kepastian dari kedua belah pihak mengenai rincian investasi tersebut. Sebelum adanya kepastian itu, kita belum bisa menganalisis lebih lanjut tentang dukungan Google terhadap Go-Jek," katanya saat dihubungi IDN Times, Rabu, 31 Januari 2018.

Presiden Go-Jek Selfie dengan CEO Google, Wow Ada Apa Ya?sugarandcream.co

Jika benar adanya investasi besar-besaran dari Google, kata William, Go-Jek akan bisa mengembangkan produk dan pasarnya lebih luas lagi. Seperti yang dikemukakan Nadiem dalam berbagai kesempatan. Yakni ia ingin melebarkan sayap hingga ke pasar Asia Tenggara.

Menurut William, bukan hal yang mustahil bagi Go-Jek untuk melebarkan sayap ke pasar Asean. Sebab, produk-produk Go-Jek mewakili kebutuhan kebanyakan orang di seluruh penjuru dunia.

"Sama halnya dengan Uber atau Grab yang bisa berkembang di berbagai negara, potensi Go-Jek masih terbuka lebar. Apalagi di negara-negara yang masih didominasi roda dua, seperti Vietnam dan Thailand," katanya.

Wah, ikut bangga ya dengan perkembangan startup dan bisnis di Indonesia. Semoga perusahaan lain bisa mengikuti jejak sukses Go-Jek dan Google.

Baca juga: Pastikan Investasi, Ini yang Membuat Google Kepincut dengan Go-Jek!