Perusahaan retail berbasis teknologi, Warung Pintar, baru saja mengumumkan bahwa mereka telah memperoleh pendanaan sebesar US$ 4 juta atau Rp 55 miliar. Dana itu didapat dari sejumlah investor, antara lain, SMDV, Digital Garage, East Ventures, Insignia Ventures Partner, Triputra Group dan beberapa Angel Investors.

"Melalui pendanaan ini, kami berencana untuk membuka ratusan warung baru tahun ini,” ujar CEO Warung Pintar, Agung Bezharie dalam keterangan tertulisnya yang diterima IDN Times, Senin, (12/2).

1. Dana juga akan digunakan untuk pengembangan produk

Warung Pintar Dapat Pendanaan Rp 55 miliarDok. IDN Times

Adapun, Managing Partner​ East Ventures sekaligus ​Chairman​ Warung Pintar, Willson
Cuaca, mengatakan bahwa dana ini akan digunakan untuk pengembangan produk dan menjangkau pasar yang lebih luas. "Kami berterimakasih kepada semua investor awal
yang bisa memahami visi serta medukung kami sejak awal perjalanan ini.”

Baca juga: Warung Kelontong Kekinian, Gak Kalah Canggih dengan Toko Modern Nih

2. Warung Pintar, toko kelontong yang naik kelas

Warung Pintar Dapat Pendanaan Rp 55 miliarDok. IDN Times

Warung Pintar adalah kios rakitan pabrik yang dilengkapi teknologi digital sebagai pembeda. Hal ini  bisa membantu upgrade warung tradisional di Indonesia karena mereka akan diintegerasikan oleh program ini.

Sejumlah keunggulan yang dimiliki antara lain, kelengkapan fasilitas dalam warung, pengawasan keamanan yang terjamin, desain bangunan yang menarik dan kekinian, serta sistem digital.  Kasir Warung Pintar pun menggunakan sistem MokaPOS​. Sedangkan pencatatan keuangan menggunakan sistem Jurnal.

Benefit lain adalah adanya revenue channel yang terus bertambah seperti pembelian pulsa, tiket, hingga pembayaran e-commerce. Nantinya, diharapkan perusahaan tertarik untuk menggunakan Warung Pintar sebagai alat distribusi alat dan jasa mereka.

3. Balik modal dalam setahun

Warung Pintar Dapat Pendanaan Rp 55 miliarDok. IDN Times

Dengan modal awal sekitar Rp 50 juta, para mitra Warung Pintar bisa mulai mendapat keuntungan setelah 10-12 bulan bisnis berjalan. Dalam laman resminya, Warung Pintar mengklaim bahwa yang diuntungkan tak hanya pemilik kios saja. Para pemilik modal juga bisa berinvestasi dan mengelola bisnis ritel.

Selain itu kamu juga bisa mendapat penghasilan pasif dengan menyewakan lahan untuk berjualan. Tak ekstrem, luas wilayah yang dibutuhkan hanya sekitar 3x3 meter saja. Tidak menutup mata kalau teknologi digital bisa membantu percepatan usaha. Sudah siap ambil bagian dalam perkembangan ekonomi digital?

Baca juga: Masih Awal Tahun, 5 Toko Ritel Ternama Ini Ikuti Jejak Gulung Tika